Malang

Museum Brawijaya

JL. Ijen, No. 25 A, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang

Spot Highlights

  • Museum Sejarah
  • Ijen Boulevard
  • Malang Tempo Dulu

Selain memiliki banyak wisata alam, ternyata Malang juga terkenal akan wisata sejarahnya. Disamping banyaknya gedung gedung tua yang bersejarah, Malang juga memiliki sebuah museum yang khusus digunakan untuk menyimpan banyak sekali benda-benda sejarah yang berhubungan dengan perebutan kemerdekaan Indonesia di Kota Malang. Itulah museum Brawijaya Malang yang terletak di salah satu bagian jantung Kota Malang. Letak museum yang di tengah kota ini sering kali membuat museum ini ramai dikunjungi oleh para pengunjung yang ingin melihat bagaimana sejarah perebutan kemerdekaan Indonesia di Malang. Jadi, bukan tidak umum lagi jika anda berpapasan dengan anak-anak sekolah yang diberi tugas guru atau dosen mereka untuk mengunjungi museum ini. Nah, jadi bagi anda yang ingin mengapresiasi jasa-saja pahlawan yang telah gugur dalam menghadapi penjajah demi kemerdekaan negeri ini, mengunjungi museum ini pasti akan membuat anda tahu bagaimana para pahlawan Indonesia merebut kemerdekaan di kala itu. Apa saja yang akan ditemukan oleh para pengunjung museum ini?

Di dalam museum yang usaha pendiriannya telah dilakukan sejak tahun 1962 oleh Brigjend TNI (Purn) Soerachman ini, ada banyak sekali benda-benda bernilai sejarah tinggi bagi kemerdekaan Indonesia. Bahkan, benda-benda bersejarah ini sudah dapat mengunjung saksikan sebelum memasuki gedung museum itu sendiri. Di halaman depan museum brawijaya ini misalnya, para pengunjung akan disambut oleh adanya taman senjata yang dinamakan dengan Agne Yastra Loka yang berarti Taman tempat senjata yang diperoleh dari api. Mungkin, kalau diterjemahkan, taman ini berarti sebuah taman yang digunakan untuk memamerkan senjata yang diperoleh dari perjuangan. Nah, di taman yang sudah bisa terlihat dari jalan ini ada beberapa benda bersejarah yang bisa anda saksikan tanpa masuk museum terlebih dahulu. Pada waktu sore hari atau pagi hari pun, banyak sekali orang-orang yang menjadikan benda-benda bersejarah ini sebagai objek atau latar belakang foto mereka. Memang, objek yang dipajang di sini memang sangat memukau mata siapapun yang memandang.

Bagaimana tidak, ada sebuah Tank besar buatan jepang yang merupakan hasil rampasan pejuang-pejuang kemerdekaan dari Surabaya pada bulan Oktober 1945 silam. Tank buatan jepang inilah yang membantu arek-arek suroboyo untuk merebut kemerdekaan pada perang 10 november 1945 silam yang akhirnya diperingati sebagai hari pahlawan nasional. Selain itu, ada juga senjata penangkis serangan udara atau PSU yang dinamai dengan Pompom Double Loop. Senjata ini direbut oleh pasukan pemuda BKR dari tentara jepang melalui sautu pertempuran yang terjadi pada bulan September tahun 1945. Setelah berhasil direbut dari tangan tentara jepang, senjata ini kemudian digunakan oleh para pejuang untuk melindungi Indonesia dari serangan pesawat. Tidak tanggung tanggung, senjata rampasan ini sudah menjatuhkan dua pesawat tempur belanda.

Masuk ke dalam gedung museum setelah membayar tiket masuk yang sebenarnya sangat murah, anda akan disambut dengan koleksi-koleksi benda bersejarah yang patut anda ketahui. Salah satunya adalah mobil sedang hitam yang terpajang di ruang koleksi pertama yang berada tidak jauh dari lobi. Mobiil sedan yang diproduksi oleh Desoto Amerika pada tahun 1941 ini pernah digunakan oleh Kolonel Sungkono, seorang Panglima Divisi I, Jawa Timur pada tahun 1948. Bagi anda yang tertarik mengetahui siapa saja yang pernah memerintah Kota Malang, ada deretan foto yang menampilkan foto pemimpin Kota Malang sejak hari pertama terbentuknya Kota Malang.


HARGA TIKET

Rp.5.000,-

FASILITAS

Parkir, Toilet, Musholla

AKSES JALAN

Roda 4, Jalur Aspal

PENGINAPAN

Tersedia di sekitar

LOKASI

RATING

Macigo
Google Review
Trip Advisor

Score

"nikmati langsung hamparan kebun teh ataupun mau coba cicipi teh nya"

GOOGLE MAP
User Rating: 3.75 ( 1 votes)

video by: FitriPuspaArista

video by: AmiraKmels

Tags

Artikel Sejenis